Iran Bersikeras Usir 1 Juta Warga Afghanistan
Rabu, 02 Mei 2007 10:49 WIB
Teheran - Pemerintah Iran bersikeras untuk memulangkan sekitar 1 juta warga Afghanistan yang tinggal secara ilegal di negeri itu. Padahal pemerintah Afghan telah meminta Iran untuk menunda pemulangan tersebut.Sejauh ini sudah 50 ribu warga Afghan yang diusir dari Iran sejak kampanye ini dimulai 11 hari lalu. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (2/5/2007).Selain Pakistan, Iran merupakan negara tujuan bagi warga Afghan yang meninggalkan negeri mereka selama konflik berkepanjangan di Afghanistan. Jumlahnya sekitar 2 juta jiwa warga Afghan. Kebanyakan dari mereka bekerja di bidang konstruksi atau sebagai pembantu rumah tangga.Namun menurut pemerintah Iran, separuh dari jumlah mereka atau sekitar 1 juta jiwa telah masuk ke Iran secara ilegal. Karena itu mereka harus dipulangkan ke Afghanistan. Namun pemerintah Afghan mengaku kesulitan untuk menyediakan tempat bagi mereka. Dengan alasan itu, Afghan meminta Iran menunda pemulangan tersebut.Namun Iran tetap pada rencananya. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan, hanya pengungsi yang memiliki dokumen valid yang bisa terus tinggal di negara itu."Setiap negara punya sensitivitas mengenai keberadaan warga negara ilegal di wilayahnya sendiri dengan konsekuensi politik, sosial, ekonomi dan keamanan yang berbeda," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
(ita/nrl)











































