Parlemen Eropa Temui PM Palestina, Israel Meradang.
Rabu, 02 Mei 2007 05:32 WIB
Jalur Gaza - Delegasi Parlemen Eropa bertemu dengan Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya di Jalur Gaza untuk membicarakan pemboikotan dari para diplomat Uni Eropa atas tindakan Hamas selama ini. Delegasi ini dipimpin oleh Presiden Uni Eropa untuk anggota legislatif Palestina, Kyriacos Triantaphyllides."Pertemuan ini merupakan komunitas internasional yang bekerjasama dengan pemerintah untuk masyarakat Palestina," ujar Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya seperti yang dilansir oleh AFP, Selasa (1/5/2007).Haniya juga minta agar pertemuan ini membahas tentang bantuan langsung kepada rakyat Palestina agar segera diberikan.Tapi kunjungan ini justru mendapat kritik keras dari Israel. Jubir Menlu Israel Mark Regev menganggap pertemuan ini hanya melegitimasi Hamas."Uni Eropa mengklasifikasikan Hamas sebagai organisasi teroris, saya sangat berterimakasih jika delegasi Hamas tidak berbicara memberi sambutan untuk Komisi Eropa. Memberi legitimasi dan mengakui organisasi yang menolak perdamaian, berarti memperkuat posisi organisasi ekstrim tersebut," ucapnya.Uni Eropa bersama Israel dan Amerika Serikat(AS) menganggap Hamas sebagai organisasi teroris, lalu menghambat bantuan langsung dan kontak diplomasi dengan pemerintah Palestina setelah Hamas membentuk kabinet pertamanya tahun lalu.Berharap embargo terhadap Palestina dicabut, Hamas pada 17 Maret 2007 membentuk kabinet bersatu dengan presiden Mahmud Abbas dari faksi Fatah yang di dukung oleh barat. Namun, sejauh ini barat menolak mencabut embargo tersebut.Uni Eropa dan AS meminta pemerintah Palestina menghentikan kekerasannya terhadap Israel dan sepakat melakukan perundingan damai agar bantuan segera diberikan.
(anw/gah)











































