Jateng Belum Siap Terima 4 Ribu Napi Jakarta
Selasa, 01 Mei 2007 20:16 WIB
Semarang - Karena para napi rawan terinfeksi HIV/AIDS, Depkum HAM Jawa Tengah mengaku belum siap menerima kiriman 4 ribu napi dari Jakarta. Kepala Kanwil Depkum HAM Jateng Untung Sugiyono menyatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya menerima kabar dari Dirjenpas Departemen Hukum dan HAM bahwa 4 ribu napi dari Jakarta akan dipindah ke Jateng."Kalau semuanya dikirim ke Jawa Tengah, kami jelas tidak siap. Baik sarana dan sumber daya manusia di sini (Jateng) belum mencukupi," kata dia usai rapat di Kantor DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (1/5/2007). Untung menjelaskan, narapidana yang akan dipindah ke Jateng rawan terinfeksi HIV/ AIDS, karena hingga saat sebagian besar dari mereka masuk dalam binaan narkotika.. Lebih jauh, Untung menyatakan, sarana dan prasarana di Jawa Tengah seperti pusat dan sumber daya manusia untuk pelayanan dan perawatan penyakit HIV/AIDS belum tersedia. "Saat ini kami hanya memiliki 14 dokter dan delapan perawat. Mereka mengurus napi di 54 rumah tahanan," kata Untung. Untung mengatakan, hingga akhir tahun 2006, kasus HIV di Jawa Tengah sudah mencapai 823 kasus HIV dan 216 AIDS. Dari sisi kuantitas, Jawa Tengah masuk dalam peringkat ke-7 nasional pada kasus HIV/AIDS.
(try/asy)











































