Arab Harus Cegah Konflik Terbuka AS-Iran
Selasa, 01 Mei 2007 17:49 WIB
Nusa Dua - Krisis nuklir Iran menjadi perhatian penuh negara-negara Arab. Konflik terbuka antara AS dan Iran pasti berdampak bagi mereka.Hal ini disampaikan Ketua DPR Mesir Ahmed Fathi Sorour, saat bertemu dengan Ketua DPR Agung Laksono di dalam Sidang ke 116 IPU, di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (1/5/2007)."Kepentingan dunia Arab adalah mencegah konflik terbuka Iran-AS. Jika terjadi perang terbuka, maka akan merepotkan dan memecah belah dunia Arab," ujar Sorour.Menurut dia, salah satu langkah yang harus dilakukan para pemimpin Arab adalah menyerukan dialog dan jalan damai. Masalah Iran dan AS dinilai Sorour juga menyeret Suriah, kelompok Hizbullah Lebanon, dan Hamas Palestina."Konflik Iran dan AS sangat kompleks dan rumit. Kartu Iran cukup strategis yaitu minyak. Kenaikan harga minyak bisa mengganggu banyak negara," jelas dia. IrakMengenai penarikan mundur pasukan AS dan sekutunya dari Irak, parlemen Mesir setuju dengan itu. Namun mereka menghendaki penarikan dilakukan secara bertahap."Jika pasukan multinasional ditarik dengan segera, kami khawatir teroris dapat menyusup dan situasi bisa menjadi kacau," kata Sorour.
(fay/asy)











































