Wiranto Tak Sabar Beri Keterangan Soal Timtim ke KKP
Selasa, 01 Mei 2007 17:22 WIB
Jakarta - Kekerasan di Timor Timur pasca jajak pendapat 1999 terus didalami Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP). Mantan Panglima ABRI Jenderal TNI Purn Wiranto tak sabar membeberkan keterangan."Kami yakin Pak Wiranto akan hadir, karena justru beliau yang datang dan bertanya ke kami 'kapan saya akan dihadirkan'. Jadi saya yakin beliau akan memaparkan pengetahuannya tetang kejadian itu," kata Ketua Bersama KKP RI-Timor Leste, Benjamin Mangkoedilaga.Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (1/5/2007).Anggota KKP Wisber Lois menyampaikan sebenarnya ada beberapa mantan pejabat PBB yang diundang dalam dengar pendapat ketiga pada 2-5 Mei. Mereka antara lain mantan Administrator UNAMET Ian Martin, mantan Jenderal Prosecutor for Serious Crime Siri Frigraad, mantan Civfol Comander Alan Mill, dan mantan Comander of MLO Rezaqul Haider.Namun karena berbagai alasan, mereka tidak bisa hadir dalam dengar pendapat ketiga."Tapi yang konkret jawaban dari Ian Martin. Dia tidak bisa memenuhi undangan karena term of reference dalam KKP, sebab dimungkinkan adanya amnesti bagi pelaku kekerasan sehingga dia tidak datang," ujar Wisber.KKP juga mengundang beberapa pihak seperti mantan Kepala Staf Falintil Taur Matan Ruak, serta mantan anggota Komisi Politik CNRT David Ximenes dan Leandro Isac."Namun 3 orang ini tidak bisa hadir karena alasan sibuk dalam pemilu di Timor Leste," tukas Wisber.
(nvt/sss)











































