Didemo Ribuan Buruh, DPRD Jateng & Gubernuran 'Tutup'

Didemo Ribuan Buruh, DPRD Jateng & Gubernuran 'Tutup'

- detikNews
Selasa, 01 Mei 2007 12:07 WIB
Semarang - Seperti terjadi di kota lain, ribuan buruh Semarang juga turun ke jalan memperingati May Day. Agar tak terjadi penumpukan massa, Kantor DPRD Jateng dan gubernuran pun terpaksa menutup gerbangnya. Ribuan buruh berasal dari berbagai elemen berunjuk rasa secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (1/5/2007). Mereka mengambil start di depan Masjid Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air Mancur di Jalan Pahlawan. Elemen buruh yang datang awal adalah Serikat Pekerja Nasional. Mereka menggunakan puluhan truk dan ratusan sepeda motor. Namun mereka batal ke Kantor DPRD dan gubernuran tanpa alasan yang jelas. Mereka memilih menggelar upacara di Kantor RRI. Setelah itu, ratusan aktivis Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI), BEM Undip, BEM Untag, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) datang bergiliran. Ratusan polisi yang sudah bersiap, langsung menutup pintu Kantor DPRD dan gubernuran. Akibatnya, para demonstran hanya bisa 'berteriak-teriak' dari luar kantor yang lokasinya bersebelahan itu. Seluruh demonstran menuntut pemerintah menghapus sistem buruh kontrak, meningkatkan standar upah, dan membuat kebijakan yang memihak kepada buruh. Mereka juga minta 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur nasional. Ribuan demonstran yang membawa poster dan spanduk berisi tuntutan dan tulisan tentang nasib buruh itu memacetkan lalu lintas. Karena ketika mereka tak bisa masuk ke Kantor DPRD dan gubernuran, mereka hanya bisa 'menguasai' Jalan Pahlawan. Aksi masih terus berlangsung hingga pukul 11.15 WIB. (try/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads