May Day di Sidoarjo Nyaris Ricuh, Buruh Olok-olok Polisi
Selasa, 01 Mei 2007 11:29 WIB
Sidoarjo - Sekitar 200 buruh yang memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) mulai mendatangi Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur pukul 10.25 WIB, Selasa (1/5/2007). Aksi itu nyaris ricuh, gara-gara para demonstran mengolok-olok polisi. Demonstran dari Gerakan Buruh 1 Mei itu mengolok-olok, karena puluhan polisi menghadang mereka di Jalan Sultan Agung. Buruh pun kesal. Buruh yang akan menuju gedung DPRD juga dihadang di depan Masjid Agung. "Mau nyampaikan ke DPRD kok dilarang. Itu namanya melecehkan umat Islam. Itu namanya polisi geblok tidak becus!" kata para demonstran. Setelah menghujat polisi, rombongan buruh kemudian memutar arah untuk menghindari blokade polisi. Para buruh akhirnya bisa mendekat ke dekat pintu gerbang DPRD. Namun, ketegangan kembali terjadi ketika polisi memburu buruh yang mengolok-olok. Polisi menghardik buruh dan meminta berlaku sopan jika ingin demonstrasi. Polisi berpakaian preman terus mengawasi truk, tempat lima buruh melakukan berorasi. Salah satu buruh yang menghujat polisi ada di truk tersebut. Demo May Day ini mendapat penjagaan ketat. Ratusan polisi diterjunkan termasuk Brimob Polda Jatim. Tiga unit water canon juga disiagakan di DPRD dan Pemkab Sidoarjo.
(gik/asy)











































