Buruh Mulai Beraksi di Pelabuhan Tanjung Priok
Selasa, 01 Mei 2007 10:37 WIB
Jakarta - Hampir di setiap sudut DKI Jakarta selalu ada aksi para buruh. Maklum saja, Selasa (1/5/2007) memang bertepatan dengan hari Buruh Internasional (May day).Seperti yang terlihat di pintu masuk pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sekitar 1.000 buruh yang terdiri dari sopir kontainer hingga buruh dari kawasan industri Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda dan Cilincing saat ini memenuhi kawasan itu.Selain memperingati May Day, mereka juga mengajukan beberapa tuntutan. Salah satunya, meminta 1 Mei dijadikan hari mogok nasional."Kami minta hari ini dijadikan hari mogok nasional," teriak mereka bersama-sama.Seorang orator yang berdiri di atas mobil sound system tampak memandu yel-yel teman-temannya yang lain. "Kami minta sistem kontrak dihapuskan," teriaknya yang disambut gemuruh tepuk tangan buruh-buruh lain.Meski demo terus berlangsung, aktivitas pelabuhan tidak terganggu karena keluar masuk dialihkan ke pintu 3 dan pintu 8. Aksi tampak dijaga ketat aparat keamanan. Sekitar 120 personel polisi terlihat membentuk pagar betis di depan pintu masuk pelabuhan. Posisi mereka berhadapan dengan para buruh.Jarak aparat dan buruh tidak lebih dari 3 meter. Hingga pukul 10.30 WIB, aksi masih berlangsung tertib. Tidak ada aksi dorong atau rusuh dalam demo yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu.Setelah beraksi di Tanjung Priok, rencananya mereka akan bergabung dengan serikat pekerja lain untuk berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
(ken/umi)











































