Ratusan Sopir Bus Yogya-Solo Mogok Massal
Selasa, 01 Mei 2007 09:47 WIB
Solo - Ratusan sopir bus jurusan Solo-Yogya mogok massal. Namun aksi ini tidak terkait dengan peringatan May Day, tapi soal rebutan penumpang.Aksi mogok para sopir tersebut dilakukan di terminal bus Tirtonadi, Solo, Selasa (1/5/2007). Setidaknya ada 156 sopir bus yang ambil bagian dalam aksi mogok ini.Para sopir mengatakan pendapatan mereka belakangan ini menurun drastis. Hal itu disebabkan banyak penumpang mereka yang 'diserobot' oleh bus jurusan Yogya-Surabaya.Untuk mengantisipasi tumpukan penumpang, pihak DLLAJ Surakarta menerjunkan sejumlah bus darurat. Hingga pukul 09.00 WIB, sudah 10 bus darurat yang diberangkatkan menuju Yogya. Setiap bus dikawal oleh 1 anggota polisi dan 2 petugas DLLAJ."Tidak ada target berapa bus yang akan diberangkatkan. Selama ada penumpukan penumpang di terminal, kita akan berangkatkan," kata komandan regu pengawasan tarif DLLAJ Surakarta Sutrisno di terminal Tirtonadi.Sutrisno menjelaskan, yang terjadi sebenarnya bukan penyerebotan penumpang. Para penumpang beralih ke bus Yogya-Surabaya karena secara ekonomis lebih menguntungkan. Bus Yogya-Solo mematok harga Rp 8.500 hingga Rp 9.000. Sedangkan untuk tujuan Solo dengan bus Yogya-Surabaya, para penumpang hanya membayar Rp 7.500."Bahkan untuk penumpang berlangganan seperti mahasiswa dan karyawan hanya Rp 6.000. Fasilitasnya juga lebih baik. Karena itu banyak penumpang yang beralih ke bus Yogya-Surabya," ujar Sutrisno.Hingga pukul 09.30 WIB, aksi mogok para sopir bus ini masih berlangsung. Menurut informasi yang diterima detikcom, aksi mogok ini akan dilakukan hingga pukul 13.00 WIB nanti.
(djo/nrl)











































