Penembak Istri
Briptu Bagus Orang Yang Tertutup
Selasa, 01 Mei 2007 03:39 WIB
Surabaya - Anggota Reserse Narkoba Polres Surabaya Utara, Briptu Deni Bagus Hariyono, yang menjadi tersangka kasus penembakan istrinya merupakan seorang yang tertutup. Bagus terlalu sibuk dengan tugasnya, begitu pula dengan istrinya Vita Puspita. Sedangkan putrinya yang berusia 7 bulan selalu dititipkan ke orangtua Vita. Hal ini disampaikan Hariyono (38), tetangga Bagus, di Jl Setro Tambak Sari III No 8 A, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (1/5/2007)."Saat kejadian saya melihat dia (Bagus) sekitar pukul 21.25 WIB memasuki rumah. Dan tak lama setelah itu saya mendengar 1 kali letusan," kata Hariyono.Hariyono mengira suara letusan itu merupakan bunyi dari ban pecah. Namun setelah bunyi letusan itu, dia melihat Vita keluar dari rumah dengan wajah yang berlumuran darah.Hariyono pun spontan langsung membopong Vita. Namun, pertolongan Hariyono ditolak Briptu Bagus. Setelah dibujuk warga akhirnya korban dilarikan ke RSU Soetomo.Hariyono mengaku kurang mengenal pasangan ini. Bagus dan Vita baru menempati rumah itu selama 6 bulan. Mereka mengontraknya dari Mat Glundung. Berdasarkan pantauan, saat ini lokasi kejadian sudah diberi tanda police line. Ceceran darah yang sudah mengering masih terlihat di depan rumah.Bagus menembak Vita pada Senin 30 April 2007 pukul 21.30 WIB akibat dituduh selingkuh. Peluru yang dimuntahkan dari pistol revolver ini menembus hidung Vita hingga telinga kanan.
(mly/mly)











































