Nyaris Dirampok, Atase Militer Kedubes Malaysia akan Sewa Satpam

Nyaris Dirampok, Atase Militer Kedubes Malaysia akan Sewa Satpam

- detikNews
Senin, 30 Apr 2007 19:28 WIB
Jakarta - Nyaris jadi korban perampokan, Atase Militer/Pertahanan Kedubes Malaysia Kolonel Mohammad Ramli Jafar berubah pikiran. Dia akan menyewa jasa sekuriti atau satpam untuk menjaga rumahnya di Perumahan Simprug Golf XIII Kavling 52, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selama ini, kata Ramli, tidak ada petugas sekuriti di rumahnya. Dia percaya saja terhadap satpam yang menjaga kompleks. "Tadinya kita nggak ada. Tapi, kalau sudah begini, kita akan carilah," kata Ramli saat ditemui detikcom di Mapolsek Kebayoran Lama, saat melaporkan upaya perampokan di rumahnya, Senin (30/4/2007). Menurut Ramli, upaya perampokan yang dialaminya ini baru terjadi pertama kali di kompleksnya. "Selama ini, saya tinggal di perumahan itu aman-aman saja. Kejadian serupa tak pernah terjadi," ujar Ramli yang melapor ke Mapolsek ditemani istrinya, Syaimah Syafii, kedua anaknya dan dua pembantunya. Ciri-ciri Pelaku Perampokan Ada dua orang yang mengaku sebagai petugas PLN yang memasuki rumah Ramli. Keduanya yang mengenakan seragam PLN mengaku akan mengecek meteran listrik dan instalasi listrik di dalam rumah. Namun, saat melakukan aksinya, pelaku ini mengambil laptop di sebuah kamar lantai dua. Karena tepergok, dua orang ini langsung kabur. Saerah, salah satu pembantu Ramli, masih ingat dengan ciri-ciri dua orang pelaku. Salah seorang dari mereka berumur sekitar 25-30 tahun, berambut kriting, berkulit bersih, tinggi badan 170 cm dan badan sedang-sedang saja. "Orang ini yang masuk ke dalam rumah, yang mengambil laptop itu," jelas dia. Sedangkan satu orang yang menunggu di luar rumah memiliki tubuh agak gemuk, berumur sekitar 40 tahun, berambut lurus. "Dia sepertinya dari Jawa, karena dia mengajak ngomong saya pakai bahasa Jawa," ujar dia. Polsek Kebayoran Lama saat ini masih memburu kedua pelaku. (asy/mly)


Berita Terkait