Anggota DPRD Jatim yang Nekat ke Luar Negeri akan Di-sweeping
Senin, 30 Apr 2007 11:48 WIB
Surabaya - Puluhan orang dari berbagai elemen berunjuk rasa memprotes kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) ke luar negeri. Bila anggota DPRD nekat, massa mengancam akan melakukan sweeping terhadap mereka. Protes para pengunjuk rasa ini disampaikan dalam unjuk rasa gabungan dari Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM-PAN), Lembaga Bantuan Hukum Surabaya, Parlemen Watch, Pemuda Bulan Bintang, dan Aliansi Pemuda Bangkalan di kantor Gubernur Jatim, Jl Pahlawan, Surabaya, Senin (30/4/2007).Elemen gabungan ini mengganggap kunker DPRD ke luar negeri tersebut tidak penting. Menurut mereka, dengan kunker ini, para anggota DPRD hanya menghambur-hamburkan uang negara.Menurut salah satu koordinator aksi dari BM-PAN Jatim, Anna Luthfie, pihaknya tidak segan-segan melakukan sweeping terhadap anggota DPRD yang berangkat ke luar negeri. "Bila perlu kita periksa ke rumah mereka jika mereka tetap berangkat," tandas dia. Dia berharap para anggota dewan tersebut memikirkan ulang sebelum berangkat ke luar negeri. Lebih baik, uang tersebut dialihkan untuk mendorong dan memacu kegiatan ekonomi di Jatim. "Sebab saat ini jumlah pengangguran di Jatim semakin meningkat," kata dia. Lebih baik, kata dia, biaya kunker tersebut digunakan untuk membangun rumah bagi masyarakat yang terkena bencana atau lumpur. Ana Lutfie juga meminta kepada Gubernur Jatim Imam Utomo untuk tidak memberikan dana kunker yang sangat tidak pantas dilakukan anggota dewan. Dalam aksi ini juga mereka membawa poster yang bertuliskan 'Rakyat Lapar, DPRD Mau Makan Burger', 'Dewan Kunker Rakyat Kanker', 'Kunker...Puas'.
(gik/asy)











































