Muhammadiyah Berkonsolidasi Hadapi Gerusan Parpol

Muhammadiyah Berkonsolidasi Hadapi Gerusan Parpol

- detikNews
Minggu, 29 Apr 2007 11:47 WIB
Yogyakarta - Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Dr Haedar Nashir mengatakan, organisasi Muhammadiyah terus melakukan konsolidasi hingga warga Muhammadiyah di tingkat ranting-ranting untuk menghadapi gerusan dan masuknya misi/paham dari parpol-parpol berbasis agama."Salah satu caranya, kita harus memberdayakan Muhammadiyah di tingkat ranting-ranting. Saat ini banyak didirikan ranting-ranting di pedesaan meski belum bisa didata secara resmi jumlahnya," kata Haedar kepada wartawan di Hotel Inna Garuda di Jl Malioboro, Yogyakarta, Minggu (29/4/2007).Untuk mengantisipasi dan menghadapi masalah itu, Muhammadiyah telah mengambil langkah-langkah strategis. Langkah itu antara lain mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No 149/2007 mengenai konsolidasi organisasi dan amal usaha Muhammadiyah. Konkretnya berupa langkah pembinaan organisasi dan aturan, pembinaan masjid-masjid dan jamaah Muhammadiyah. Muhammadiyah sejak bulan Januari tahun ini telah membuat surat keputusan yang disebarkan di berbagai wilayah hingga tingkat ranting."Intinya untuk memberikan kesadaran bahwa semua partai itu sama saja, tapi tak boleh menggunakan simbol-simbol agama," katanya.Haedar mengakui, saat ini dua organisasi massa terbesar di Indonesia yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) mulai dimasuki berbagai paham dari parpol-parpol berbasis agama hingga di tingkat bawah atau akar rumput. Akibatnya muncul berbagai keresahan dan kekhawatiran di tingkat akar rumput terutama di masjid-masjid milik jamaah Muhammadiyah maupun nahdliyin. "Ini kita lakukan agar warga Muhammadiyah tidak terpecah-belah dan muncul keresahan di tingkat bawah. Meski hak politik itu tetap berada di individu masing-masing," kata Haedar tanpa bersedia menyebut nama parpolnya. (bgs/nrl)


Berita Terkait