Sidang Tanwir Muhammadiyah Ditutup, Usul SBY Disetujui
Minggu, 29 Apr 2007 11:14 WIB
Yogyakarta - Sidang Tanwir Muhammadiyah selama 4 hari telah ditutup dengan cepat pada hari Sabtu (28/4/2007) pukul 23.00 WIB atau lebih cepat dari yang direncanakan. Sidang tanwir menghasilkan 13 rekomendasi.Hal itu dikatakan oleh salah satu Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Dr Haedar Nashir kepada wartawan diHotel Inna Garuda di Jl Malioboro Yogykarta, Minggu (29/4/2007).Beberapa rekomendasi itu antara lain, tanwir menyambut baik permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Muhammadiyah meningkatkan perannya sebagai gerakan ekonomi dan kembali mengembangkan kewirausahaan yang menjadi ciri kuat Muhammadiyah di masa lalu. Dalam rangka itu, Muhammadiyah mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkret yang benar-benar memihak ekonomi rakyat untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan, kemelaratan dan keterbelakangan.Mengenai politik luar negeri, tanwir meminta pemerintah Indonesia hendaknya tetap berpijak politikbebas aktif serta perlu mengedepankan sikap dan kebijakan politik luar negeri yang menjunjung tinggikedaulatan dan martabat bangsa dan negara di atas segala-galanya."Khusus terhadap dunia Islam, tanwir mengimbau pemerintah untuk bersikap lebih adil dan secaraproaktif mengambil prakarsa strategis dalam membela dunia Islam termasuk membela bangsa-bangsa muslim di dunia," demikian Haedar.
(bgs/nrl)











































