Muhammadiyah Cemaskan Pragmatisme Politik yang Koruptif
Minggu, 29 Apr 2007 11:05 WIB
Yogyakarta - Sidang Tanwir Muhammadiyah mengkhawatirkan adanya kecenderungan kehidupan perpolitikan yang semakin mengarah pada pragmatisme politik yang koruptif dan mengabaikan upaya terwujudnya kesejahteraan rakyat.Hal itu dikatakan oleh salah satu Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Dr Haedar Nashir kepada wartawan di Hotel Inna Garuda di Jl Malioboro, Yogyakarta, Minggu (29/4/2007)."Kecenderungan pragmatisme politik yang koruptif yang mulai menggejala ini yang kita khawatirkan, meski di sisi lain ada perkembangan kehidupan demokrasi yang makin membaik," kata dia.Dia mengakui terjun ke politik secara praktis memang lebih menjanjikan sehingga mampu menarik minat banyak orang. Namun hendaknya tidak boleh menggunakan cara-cara yang koruptif.Oleh karena itu, kata dia, Muhammadiyah menyerukan kepada semuanya terutama parpol,pemerintah, pelaku bisnis dan pemegang amanat rakyat lainnya untuk menjadikan politik sebagai instrumen dalam menyejahterakan rakyat.
(bgs/nrl)











































