Sandera Perempuan Asal Prancis Dibebaskan Taliban
Minggu, 29 Apr 2007 04:20 WIB
Paris - Setelah disandera selama tiga minggu, akhirnya satu dari lima orang yang disandera Taliban dibebaskan. Orang yang cukup beruntung itu adalah perempuan asal Prancis.Perempuan itu dibebaskan di Provinsi Kandahar di Afghanistan selatan. Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Perancis, seperti dilansir bbc.co.uk, Sabtu (28/4/2007).Sebelumnya, perempuan itu bersama 4 orang lainnya menghilang pada 3 April lalu. Mereka menghilang di Propinsi Nimroz, di barat daya Afghanistan.Mereka terdiri dari 2 orang Prancis, dan 3 warga Afghanistan. Kelima orang itu adalah staf LSM yang memfokuskan pada isu anak-anak, Terre d'Enfance (Dunia bagi Anak-anak Kita).Sebelumnya, pada pernyataan di Internet tanggal 20 April, Taliban menyatakan akan menukar penarikan pasukan Prancis di dalam NATO dan anggota kelompok perlawanan dibebaskan dengan para sandera.
(nvt/nvt)











































