Golok Terhunus di Depan Mata, Rp 29 Juta Melayang

Golok Terhunus di Depan Mata, Rp 29 Juta Melayang

- detikNews
Sabtu, 28 Apr 2007 19:26 WIB
Jakarta - Siapa yang tidak takut melihat sebilah golok menari-nari di depan mata. Karena ketakutan, Arno Fajar Riyanto pun merelakan uang dan barang-barang berharganya digondol perampok.Arno adalah karyawan sebuah perusahaan ekspedisi di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Saat pulang dari kantor menuju rumahnya yang berada di Jl Sungai Bambu VI, RT 4/ RW 4, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tiba-tiba dia dipepet motor lain."Saat itu, saya sedang menepikan motor saya di depan Padang Golf Kemayoran, Pademangan Timur. Saya sedang menelpon teman saya pakai hape. Tiba-tiba motor RX King hitam yang dinaiki dua orang pria mendekat," ujar Arno dalam laporannya ke polisi.Orang tak dikenal itu lantas menarik tas selempang milik Arno. Padahal di dalam tas itu berisi uang tunai Rp 21 juta, US$ 1500, dan dokumen-dokumen ekspedisi. Rencananya barang-barang itu akan diserahkan Arno ke kantor Bea Cukai pada Senin 30 April.Karena Arno enggan menyerahkan tasnya, kedua pelaku itu mengeluarkan golok dan mengancam akan membunuh. Akhirnya, Arno pun merelakan tasnya diambil. Bahkan dia pun tak bisa berbuat apa-apa ketika hapenya diambil, dan motornya yang bernopol F 5169 HX dibawa kabur. Total kerugian diperkirakan tak kurang dari Rp 29 juta.Dikatakan dia, saat peristiwa itu terjadi, dia sempat meminta tolong. Namun jalanan cukup sepi. Kalaupun ada orang yang lewat, mereka hanya melihat ke arah Arno dengan wajah takut.Arno kini kebingungan mengganti uang yang telah dirampok itu. Sebab uang itu sedianya untuk membayar tagihan kantornya ke Bea Cukai.Kanit Serse Polsek Pademangan Iptu Ali Zusron mengatakan, daerah itu memang rawan penodongan. Beberapa kali aksi serupa telah terjadi. Namun, dia mengaku akan terus meminta keterangan Arno.Apakah korban hanya mengarang cerita? "Belum ada indikasi, tapi kami harus berhati-hati," kata Ali. (nvt/nvt)


Berita Terkait