16 Teroris Ambon 'Dititipkan' di Lapas Porong
Sabtu, 28 Apr 2007 14:34 WIB
Jakarta - Diam-diam 16 narapidana kasus terorisme Ambon tidak dipulangkan ke Ambon. Para napi ini ternyata dipindahkan ke ke Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (28/4/2007) pagi. Pemindahan napi yang selama ini mendekam di LP Wirogunan Yogyakarta sempat mengecoh para wartawan yang akan meliput kedatangan mereka di Bandara Juanda Surabaya. Sebab diinformasikan jika 16 napi telah diterbangkan ke Ambon. Namun setelah ditelusuri, ternyata hingga siang hari, ke 16 napi itu tidak juga tiba di Ambon. Wartawan pun curiga, ternyata setelah ditelusuri, ke-16 napi telah tiba di Lapas Klas I Surabaya di Porong. "Memang benar para napi itu masuk ke Lapas Porong tadi," ungkap Kepala Lapas Klas I Surabaya di Porong Sidoarjo Asjudin Rana kepada wartawan usai acara dialog nasional UU Kewarganegaraan dan RUU Ras dan Etnis di Gedung Srijaya Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya. Menurut Asjudin, ke-16 napi itu akan ditempatkan di Blok H. Karena Blok H berada di depan sehingga memudahkan untuk diawasi. "Tapi tidak ada pengawasan khusus, semunya tetap standar seperti yang lain," katanya. Menurut Asjudin, alasannya pemindahan 16 napi teroris Ambon ini kerena di LP Wirogunan Yogyakarta penuh. "Kita diminta untuk melakukan pembinaan mental dan rohani kepada mereka karena Lapas kita juga masih jauh dari kapasitas yang ada," terangnya. Lapas Klas I di Porong menurutnya sekarang hanya terisi 530 orang. Padahal kapasitasnya mampu menampung 1.038 orang.
(gik/mar)











































