SBY Klaim Ekstradisi Lebih Sukses dari Pemerintahan Lalu

SBY Klaim Ekstradisi Lebih Sukses dari Pemerintahan Lalu

- detikNews
Sabtu, 28 Apr 2007 11:19 WIB
Jakarta - Pemerintahan SBY-JK telah menandatangani perjanjian ekstradisi dengan Singapura. Hal itu diklaim SBY sebagai keberhasilannya dibanding pemerintahan terdahulu."Proses perjanjian ekstradisi dicapai hampir dalam waktu kurun waktu 37 tahun. Dimana belum tercapai pada pemerintahan sebelumnya. Seperti Soeharto, Habibie, Gus Dur, dan Megawati," ujar SBY pada sambutannya pada acara peresmian beberapa proyek di Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Sabtu (28/4/2007).SBY optimistis perjanjian ekstradisi Indonesia-Singapura akan menjerat para koruptor untuk mengembalikan uang rakyat yang dibawa kabur ke luar negeri."Dengan perjanjian ekstradisi, penjahat, misalnya koruptor, dari negeri kita bersembunyi di negara lain yang membawa uang negara begitu besar, di mana pun di dunia ini, bisa membawa pulang, adili, dan mengembalikan harta yang dicuri dari negara dan rakyat Indonesia," beber SBY.Dalam acara itu, SBY meresmikan 5 proyek besar di Dermaga Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. SBY didampingi Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan beberapa menteri antara lain, Menhub Hatta Rajasa, Menbudpar Jero Wacik, Menteri PU Joko Kirmanto, Menneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, dan Menag Maftuh Basyuni.Proyek yang diresmikan yakni proyek Bendungan Telaga Tunjung di Kabupaten Tabanan, proyek pembangunan jembatan Tukad Bangkung di Kabupaten Kungkung, Jalan Bay Pass Prof Ida Bagus Mantra, Dermaga Laut Nusa Penida dan Kapal Feri Roro Nusa Jaya Abadi. (nik/mar)


Berita Terkait