Bayi Kembar Langka akan Dimakamkan di Satu Liang
Jumat, 27 Apr 2007 19:02 WIB
Surabaya - Jenazah dua bayi kembar langka - salah satu bayi tanpa jantung dan kepala - akan dimakamkan Jumat (27/4/2007) malam. Rencananya, kedua bayi ini akan dimakamkan di dalam satu liang lahat. Agus Subiantoro, ayah kedua bayi ini, sedih dan pasrah dengan kematian dua bayinya itu. "Tim dokter sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi anak saya memang berat badannya kurang, meski kondisinya relatif baik," kata Agus kepada wartawan di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT), RSU Dr Soetomo, Surabaya, Jumat (27/4/2007).Menurut Agus, dirinya akan memakamkan kedua anaknya malam ini juga di pemakaman umum Tembok, Surabaya. "Bila keluarga setuju, saya akan memakamkan dalam satu liang lahat," ujar Agus. Sementara itu anggota Forum Pers RSU dr Soetomo, dr Agus Harianto SpAK mengatakan, ibu kedua bayi tersebut, Puji Astutik (27) masih dirawat intensif di GBPT RSU Dr Soetomo. "Kita tetap melakukan observasi dan pemantauan pasca operasi. Sebab sewaktu-waktu bisa muncul infeksi atau risiko-risiko lainnya," jelas dia. Agus Harianto menambahkan, kondisi ibunya sangat lemah. Sebab sejak Kamis malam, air ketuban Puji Astutik sudah pecah terus menerus dan mengalami kontraksi. Keputusan tim medis menjalankan persalinan, lantaran air ketuban Puji Astutik tinggal sedikit. Tim medis pun segera membawa ke IRD RSU dr Soetomo untuk menjalani operasi."Makanya, kita memilih menyelamatkan sang ibu dan anaknya. Tapi ternyata, anaknya hanya mampu bertahan kurang lebih 4 jam," tambah dia.Tindakan dokter melakukan oklusi atau penyumbatan tali pusat pada 19 April 2007 lalu, kata Agus, merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko. "Meski tidak dilakukan oklusi pun, cepat atau lambat, sang ibu akan mengalami kontraksi dan ketubannya pecah," jelas Agus Harianto.
(bdh/asy)











































