Napi 'Palak' Polisi, 5 Sipir Diperiksa Poltabes Semarang

Napi 'Palak' Polisi, 5 Sipir Diperiksa Poltabes Semarang

- detikNews
Jumat, 27 Apr 2007 16:21 WIB
Cirebon - Buntut 'pemalakan' yang dilakukan 4 narapidana LP Kelas I Kesambi Cirebon kepada Kapolsek Mranggen, Demak, AKP M Imron, 5 sipir diperiksa Polwiltabes Semarang. Kelima sipir ini yang meminjamkan handphone kepada 4 napi nekat itu.Hal tersebut diungkapkan Kepala LP Kelas I Kesambi Cirebon, Jawa Barat, A Fakih Fattah di kantornya, Jl Raya Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (27/4/2007)."Napi di LP Kesambi tidak diperkenankan membawa atau memiliki HP. Mereka mendapat HP dari kelima sipir itu. Saat ini kelima sipir itu sedang diperiksa Polwiltabes Semarang," kata Fakih.Fakih menambahkan, Polwiltabes juga melakukan pemeriksaan terhadap keempat napi tersebut. Mereka akan diperiksa pada Sabtu 28 April bersama 7 orang sipir lainnya yang bertugas pada saat penipuan dilakukan. "Besok jam 09.00 WIB, petugas Polwiltabes Semarang akan memeriksa keempat pelaku dan 7 sipir lainnya yang saat itu tugas," ungkap Fakih.LP Kesambi terdiri dari 9 blok yang dihuni oleh 763 napi. Jumlah tersebut melebihi kapasitas LP yang hanya untuk 600 orang napi. Jumlah sipir yang bertugas dalam satu shiftnya hanya berjumlah 12 orang.Seperti diberitakan sebelumnya, kepada AKP Imron, keempat napi ini yakni D, C, I, dan E, mengaku sebagai personel Unit Jatanras Polda Jabar yang sedang memburu pelaku perampokan toko emas ABC Bandung di Mranggen, Demak. Tidak hanya itu, para napi ini mengatakan salah satu dari mereka terluka dalam baku tembak dengan para perampok. Mereka meminta AKP Imron mengirimkan pulsa ke 3 nomor HP berbeda dengan alasan situasi genting.Tanpa pikir panjang, AKP Imron langsung memenuhi permintaan tersebut. Dia mengirimkan pulsa ke 3 nomor HP, masing-masing Rp 100 ribu. Namun saat dicek ke lokasi, ternyata sama sekali tidak ada bentrokan. (djo/nrl)


Berita Terkait