Israel Diusir dari Surabaya

Israel Diusir dari Surabaya

- detikNews
Jumat, 27 Apr 2007 15:39 WIB
Surabaya - Seribuan kader PKS Jawa Timur menggelar aksi menolak kehadiran Israel di Inter Parliamentary Union (IPU) di Bali 29 April mendatang. Dalam aksinya, mereka menggelar drama pengusiran Israel. Setelah dikurung, Israel kemudian dipulangkan dengan jasa ekspedisi. Aksi digelar di depan Gedung Grahadi Jl. Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (27/4/2007). Massa PKS yang datang secara bergelombang usai salat Jumat ini mengusung beragam poster dan spanduk. Antara lain, ada yang bertuliskan 'Say No To Israel dan Usir Israel.' Mereka juga menggelar happening art yang menceritakan drama pengusiran anggota parlemen Israel dari acara yang digelar IPU di Indonesia. Seorang demonstran yang didandani necis dan bertopeng monyet diibaratkan sebagai anggota parlemen Israel. Dalam drama itu, parlemen Israel itu ditangkap, kemudian dikurung dalam kandang dan dikirimkan ke negara asalnya melalui jasa ekspedisi. Yang menarik, drama itu sempat salah skenario. Ketika massa meminta anggota parlemen Israel yang tidak mengenakan topeng monyet ditangkap, ternyata justru panitia IPU yang dibekuk dan dimasukan ke dalam kardus dan diserahkan kepada petugas jasa ekspedisi. "Tolong kirimkan mereka ke negeri asalnya. Warga Indonesia menolak kehadiran mereka," kata seorang demonstran kepada rekannya yang didandani sebagai petugas jasa ekspedisi. Israel, menurut Ketua DPW PKS Jatim Ja'far Tri Kuswahyono, tidak boleh menginjakkan kakinya di bumi mana pun termasuk Indonesia. "Israel telah melecehkan sidang IPU dengan menolak agenda sidang yang disusun enam bulan yang lalu," kata Ja'far. Ja'far meminta kepada pemerintah Indonesia agar tidak menjalin hubungan dengan Israel dalam bentuk apa pun. Selain menggelar aksi happening art tentang penolakan terhadap Israel, kader PKS juga melepas balon warna-warni yang dilengkapi dengan tulisan 'Usir Israel.' (gik/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads