Terima Minuman dari Orang Asing di Bus 116, Dede Dirampok

Terima Minuman dari Orang Asing di Bus 116, Dede Dirampok

- detikNews
Jumat, 27 Apr 2007 12:21 WIB
Jakarta - Hati-hati bila ditawari minuman oleh orang asing. Salah-salah, nasib anda bisa seperti Dede Arifin.Pemuda yang bekerja di pencucian mobil itu terpaksa kehilangan telepon genggam dan uang Rp 450 ribu setelah meminum minuman dari orang yang baru dikenalnya di bus.Pemuda 18 tahun itu dibius dan dirampok, Jumat (27/4/2007) dalam bus P 116 jurusan Blok M-Tanjung Priok yang akan membawanya pulang ke kawasan Sunter, Jakarta Utara.Menurut Dede, Kamis 26 April malam, dia tiba di terminal Blok M sekitar pukul 23.30 WIB. Karena kemalaman, Dede sempat kebingunan mencari bus yang masih beroperasi."Saya nanya sama kernet, bus jurusan Priok yang lewat Sunter apa ya. Kemudian dikasih tahu bus P 116," cerita Dede di RS Koja, Jakarta Utara.Tak mau menunda-nunda, Dede pun segera naik bus yang hanya ditumpangi segelintir orang itu. Di dalam bus, Dede berkenalan dengan dua pria asing. Mereka pun mengobrol dengan akrab."Lalu saya ditawarin minuman warna coklat. Awalnya tidak mau tapi setelah dibujuk, saya minum beberapa teguk," ujarnya pasrah."Setelah itu saya pusing. Rasanya mengantuk sekali. Tahu-tahu sudah di rumah sakit," lanjutnya getir.Menurut seorang dokter, Hermansyah, Dede dibawa ke RS Koja sekitar pukul 02.00 WIB. Dede terkena obat bius jenis benzo diazepam."Obat ini memang dijual bebas meski harus sembunyi-sembunyi membelinya. Minuman yang dicampur susah dikenali karena zat tidak berbau dan warna minuman tidak berubah," kata Hermansyah.Menurut dia, kondisi Dede cukup kuat karena biasanya orang yang terbius zat ini membutuhkan 12 jam untuk siuman. (ken/nrl)



Berita Terkait