Pejabat Aktif Bulog Juga Terlibat Dugaan Korupsi Keempat
Jumat, 27 Apr 2007 11:42 WIB
Jakarta - Tidak hanya mantan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo saja yang dibidik kasus dugaan korupsi Bulog keempat. Pejabat aktif di instansi itu juga dilirik.Para pejabat aktif ini diduga ikut terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan komoditas di Bulog.Menurut Direktur Penyidik pada Jampidsus M Salim, kejadian yang melibatkan Widjan dan anak buahnya itu terjadi sepanjang tahun 2000-2005."Ada yang baru," tegas Salim di Gedung Bundar Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (27/4/2007). Jadi tidak hanya Widjanarko Pak? "Iya dong!" sahut Salim sambil mengiyakan bahwa orang baru tersebut adalah pejabat aktif Bulog.Sementara Plt Jampidsus Hendarman Supandji menjelaskan, penyidik akan menindaklanjuti kasus keempat dugaan korupsi di Bulog.Sedangkan kasus ketiga yang rencananya akan diselidiki terlebih dahulu, ditunda karena penyelesaiaannya diperkirakan akan sangat lama, membutuhkan waktu sekitar satu tahun."Hingga akhirnya kita putuskan yang bisa kita tangani lebih cepat adalah kasus keempat. Apa itu? Tunggu minggu depan," cetus Hendarman. Hendarman belum bersedia menyebutkan siapa saja yang terlibat karena perbuatan tindak pidana korupsinya belum dirumuskan."Mau menyebutkan siapa? Merumuskan perbuatan saja belum," kata dia.Kasus dugaan korupsi keempat di Bulog ini diduga merugikan negara puluhan miliar rupiah. Namun belum disebutkan secara persis kasusnya apa.
(umi/sss)











































