Jadwal Padat SBY di Bali
Jumat, 27 Apr 2007 08:52 WIB
Denpasar - Berbagai agenda kegiatan sudah menanti Presiden SBY dalam kunjungannya di Bali. Dari menyaksikan penandatanganan perjanjian ekstradisi dengan Singapura hingga meresmikan proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Klungkung.Rombongan kepresiden tiba di Bali Kamis 26 April pukul 14.30 Wita. SBY terbang langsung dari Yogyakarta setelah sebelumnya menghadiri pembukaan Sidang Tanwir Muhammadiyah.Berdasarkan jadwal kegiatan yang diperoleh detikcom dari bagian penerangan Kodam IX Udayana, agenda Presiden SBY pada Jumat (27/4/2007) adalah melakukan rapat kabinet terbatas dengan sejumlah menteri di Istana Tampaksiring.Sore harinya agenda utama Presiden SBY adalah menyaksikan penandatanganan perjanjian ekstradisi antara RI dengan Singapura pada pukul 16.45 Wita. Namun sebelumnya pada pukul 15.00 Wita, SBY akan menerima kedatangan PM Lee Hsien Loong dan melakukan pembicaraan bilateral.Usai penandatanganan, kedua pemimpin negara tersebut akan melakukan jumpa pers bersama yang kemudian dilanjutkan jamuan makan malam.Keesokan harinya, Sabtu 28 April, rombongan kepresidenan akan menuju Pelabuhan Padang Bai di Kabupaten Klungkung. Dengan menaiki kapal roro, Presiden SBY bertolak ke Pulau Nusa Penida.Di sana SBY dijadwalkan akan meresmikan berbagai proyek antara lain proyek jalan, pelabuhan laut di Nusa Penida serta peresmian Bendungan Telaga Tunjung yang terletak di Kabupaten Tabanan. SBY akan didampingi Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Rangkaian acara baru selesai pukul 13.30 Wita.Sorenya, tepat pukul 18.30 Presiden SBY dan Ibu negara akan menghadiri peringatan Dharma Santi Nasional Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1929 di Art Center, Jl Nusa Indah, Denpasar.Rangkaian kegiatan Presiden SBY di Bali akan berakhir pada Minggu 29 April setelah pada pukul 18.30 Wita, dia membuka Konferensi Inter Parliamentary Union di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua. Keesokan harinya, Senin 30 April, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Sulawesi Tengah.Sedangkan pada awal Mei, SBY mengumumkan reshuffle kabinet. Benar-benar padat!
(bal/nrl)











































