Seleksi KPK, Todung & Hendarman Bisa Timbulkan Pakewuh

Seleksi KPK, Todung & Hendarman Bisa Timbulkan Pakewuh

- detikNews
Jumat, 27 Apr 2007 07:45 WIB
Jakarta - Sejumlah tokoh disebut-sebut masuk dalam panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tersusun dari pelbagai latar belakang. Dari akademisi, pengacara, hingga jaksa agung muda.Todung Mulya Lubis dan Hendarman Supandji mengaku sudah dihubungi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan menyatakan kesediaannya untuk masuk menjadi pansel pimpinan KPK.Latar belakang Todung yang pengacara dan Hendarman yang jaksa agung muda dikhawatirkan akan menimbulkan ewuh pakewuh (sungkan) di kemudian hari."Kalau Todung karena latar belakangnya pengacara, kalau nanti dia menangani klien dalam kasus korupsi akan berhadapan dengan KPK. Itu akan mengundang tanya dari masyarakat. Pimpinan KPK akan merasa Todung yang memilih, nanti sulit untuk bisa netral," kata Wakil Ketua komisi III DPR-RI Al Muzammil Yusuf pada detikcom, Jumat (27/4/2007).Rasa sulit untuk bisa netral dan perasaan ewuh pakewuh itu juga akan dirasakan pimpinan KPK terpilih jika yang masuk dalam anggota pansel itu adalah orang dari Kejaksaan Agung seperti Hendarman Supandji. Hendarman saat ini menjabat sebagai Plt Jampidsus Kejagung."KPK kan super body ya, dia bisa ambil alih masalah yang dinilai Kejagung dan polisi tidak bermasalah. Pimpinan KPK yang terpilih juga akan segan," ujar Yusuf.Namun Yusuf belum mengetahui aturan dari penentuan anggota pansel. "Jika dalam aturan tersebut ada keharusan untuk menyertakan unsur pemerintah, ya sudah," ujar Yusuf.Yusuf mengatakan reputasi Todung dan Hendarman memang sudah dikenal sebagi orang yang konsisten terhadap pemberantasan korupsi."Mereka orang yang dikenal tidak resisten dalam pemberantasan korupsi," ujarnya.Yusuf menilai akan lebih bagus jika orang-orang yang duduk di pansel berasal tidak dari latar belakang pengacara atau orang non-pemerintah."Seperti akademisi dan LSM itu lebih bagus dan lebih netral," pungkasnya.Selain Todung dan Hendarman, sejumlah nama yang masuk dalam tim pansel ketua KPK adalah Bambang Widjajanto, Komarudin Hidayat, Gunawan Hardisusilo, dan Syafi'i Ma'arif. Tim ini akan diketuai oleh ahli hukum pidana dari Universitas Padjajaran Prof Dr Romly Atmasasmita. (nwk/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads