Terombang-ambing 30 Jam, KM Mentari Tiba di Surabaya
Kamis, 26 Apr 2007 22:18 WIB
Surabaya -
Setelah terombang-ambing selama 30 jam di laut, 208 penumpang KM Mentari Nusantara bisa lega. Akhirnya, kapal itu bersandar di Dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (26/4/2007) pukul 21.00 WIB. Kepala Bidang Penjagaan Kelautan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Perak Soni N Ichsan saat ditemui wartawan mengatakan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan. "Kalau terbukti ada kesalahan, kapal ini tidak boleh berlayar dulu," kata Soni. Wakil Nakhoda Christian Heri Saptito kepada petugas KPLP mengakui adanya masalah di mesin induk, sehingga menyebabkan borosnya BBM. Menipisnya BBM dirasakan Christian ketika memasuki perairan laut Bali. Setelah memberitahu manajemen Prima Vista, akhirnya nakhoda kapal memutuskan untuk melempar jangkar di Perairan Kangean. "Menurut keterangan awak kapal, ketika berangkat dari Maumere kondisi kapal tidak ada masalah," katanya.Seperti diberitakan KM Mentari Nusantara rute Maumere NTT - Surabaya jenis Ro-Ro mogok selama hampir 30 jam karena kehabisan bahan bakar di perairan Kangean Sumenep Madura. Kapal milik Prima Vista ini bertolak dari Maumere NTT pada Senin (23/4/2007). Dalam perjalanan menuju Surabaya, pada Selasa (24/4/2007) malam bahan bakar kapal habis. Kapal itu akhirnya bisa meneruskan perjalanan setelah ada pengisian BBM pada Kamis (24/4/2007) pagi.
(gik/asy)










































