Pertamina: Tak Ada Mafia Minyak
Kamis, 26 Apr 2007 18:43 WIB
Jakarta - Pertamina membantah isu adanya mafia yang menguasai bisnis impor minyak di perusahaan minyak dan gas milik negara ini. "Saya katakan itu tidak benar. Tidak ada itu makelar-makelaran atau mafia minyak. Semua proses impor minyak dilakukan melalui peraturan yang berlaku," kata Kadiv Humas Pertamina Toharso saat dihubungi detikcom, Kamis (26/4/2007).Dikatakan dia, soal tudingan adanya mister MR yang berada di balik bisnis impor minyak ini sudah dibantah sebelumnya oleh Dirut Pertamina Ari H Soemarno. "Saat rapat dengan Komisi VII kan sudah dijelaskan. Tidak ada kaitannya dan tidak kenal," kata Toharso.Toharso menambahkan, saat itu Dirut Pertamina juga sudah mempersilakan jika memang ditemukan adanya penyelewengan bisa dilaporkan ke aparat penegak hukum. "Silakan dibawa ke KPK atau ke mana, tidak masalah. Kalau kita mengikuti isu kan repot," tuturnya.Toharso menjelaskan, tata cara impor minyak atau BBM sudah ada mekanismenya di Pertamina. Impor minyak dilakukan berdasarkan rencana kebutuhan minyak dan BBM. "Kalau nggak kurang yang tidak usah impor, kalau kurang ya impor," ujar pria berkacamata ini.Setiap bulannya Pertamina mengkaji berapa kebutuhan minyak dan BBM. Setelah tahu berapa kebutuhannya, maka Pertamina akan mencarinya di pasar spot. "Dan biasanya kekurangan minyak itu sebesar 30 persen," kata Toharso.Kekurangan ini, yang dicari Pertamina melalui proses tender pengadaan minyak. "Jadi semua ada ketentuannya," katanya singkat.
(mar/sss)











































