Merpati Yakin Uang US$ 1 Juta Kembali Mei 2007
Kamis, 26 Apr 2007 16:18 WIB
Jakarta - Merpati Nusantara Airlines yakin uang sebesar US$ 1 juta yang terlanjur ditransfer ke Thirdstone Aircraft Leasing Groups, Inc (TALG) akan dikembalikan pada Mei 2007. Saat ini, proses perdamaian antara kedua perusahaan ini tengah diupayakan di pengadilan Amerika Serikat (AS)."Proses sama seperti di Indonesia, hakim meminta terlebih dulu dengan perdamaian. Saat ini sedang berjalan, jadi tidak langsung dengan gugatan. Paling tidak Mei 2007 nanti sudah selesai dan akan dikembalikan," kata Corporate Secretary Merpati Irsan Harijanto saat dihubungi detikcom, Kamis (26/4/2007).Irsan menuturkan, pihak Merpati berkeinginan agar uang sebesar US$ 1 juta itu dikembalikan. "Jadi kita tidak memilih upaya lain, misalnya dengan mengganti pesawat. Kita tetap ingin uang itu kembali," kata Irsan.Upaya perdamaian dilakukan dengan menyewa pengacara dari Amerika Serikat dari kantor lawyer Bean Kinney and Korman. "Karena ini berada di AS, jadi kita gunakan lawyer dari sana. Jadi hal ini wajar," kata Irsan.Irsan mengungkapkan, uang sebesar US$ 1 juta itu adalah sebagai deposit yang diberikan Merpati kepada TALG. "Jadi uang itu bukan uang sewa pesawat, tapi uang deposit yang bisa dikembalikan setelah kontrak sewa pesawatnya selesai," tukasnya.Kasus yang terjadi di Merpati ini berawal ketika maskapai ini menyewa 2 pesawat Boeing 737-400 dan 737-500 yang sudah harus operasi pada Januari 2007. Namun pesawat itu tak kunjung datang, walaupun pihak Merpati telah mentransfer dana sebesar US$ 1 juta kepada perusahaan yang menyewakan itu.Kabar yang berhembus, Merpati telah tertipu oleh brokernya sendiri, karena perusahaan itu saat ini kabur dan tidak bisa dihubungi. Sudah tentu, uang US$ 1 juta yang sudah ditransfer pun sudah tidak bisa ditarik oleh Merpati lagi. Namun kabar ini dibantah oleh Merpati.
(mar/asy)











































