Hasil Olah TKP Bom Mardika Ambon Dibawa ke Jakarta
Kamis, 26 Apr 2007 15:30 WIB
Ambon - Tim dari Mabes Polri melakukan olah TKP di lokasi ledakan bom di Jl. Pantai Pasar Mardika, Ambon, Kamis (26/4/2007). Hasil olah TKP akan dibawa ke Jakarta untuk diselidiki. Tim Mabes Polri tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIT. Saat olah TKP, Tim Mabes Polri juga dibantu Tim Gegana Polda Maluku. Tak ada warga yang menyaksikan olah TKP itu.Kabid Humas Polda Maluku AKBP Tommi Napitupulu kepada detikcom mengatakan, hasil olah TKP akan dibawa ke Mabes Polri untuk diselidiki lebih intensif. "Tim mabes akan bawa hasil olah TKP itu ke Jakarta," ujar Napitupulu.Sementara sebagian besar para pedagang dan tukang ojek di sekitar terminal Mardika dan pasar Mardika memilih berjualan jauh dari lokasi ledakan. Arah rute angkot juga dialihkan ke Jl Tulukabessy dan Jl Mutiara menuju.Kendati demikian, Ny Yati (47), pemilik kios, tidak takut dengan kondisi yang ada. "Mau bagaimana lagi, kalau tidak berjualan, mau makan apa. Jadi jualan saja. Soal mati itu kan ditangan Tuhan. Yang penting kita hati-hati saja," tandas Ny Yati, yang jarak kiosnya hanya 10 meter dari lokasi ledakan. Hal yang sama disampaikan pemilik Rumah Makan Ayah, Zulkifli (42). "Rumah makan tidak tutup. Kan sudah ada Polisi yang mengamankan lokasi. Jadi tidak perlu takut," ujar Zulkifli.Lampu neon pada Rumah makan Ayah ini juga patah jadi dua akibat getaran ledakan bom pada Rabu (25/4/2007) malam. Sebuah mobil angkot jurusan IAIN juga mengalami pecah kaca bagian samping kanan. Hingga kini, angkot ini masih diparkir di lokasi ledakan. 12 Saksi DiperiksaSementara itu, menurut Napitupulu, 12 orang saksi telah dimintai keterangan oleh Polres Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease. Ke-12 orang saksi itu terdiri dari para pedagang, tukang ojek maupun para korban ledakan.Salah satu anggota polisi Polres Ambon, mengungkapkan, salah satu korban, Siti Hasnah Umarella (29) hingga siang ini masih dicari keberadaannya, setelah semalam keluar dari RSU Al-Fatah Ambon. "Kami sudah cari di tempat tinggalnya, bahkan sudah tanya ke seluruh tetangganya, tapi belum ditemukan," ujar anggota polisi ini.Sebelumnya, menurut keterangan korban, Siti Hasna Umarella mengaku dirinya akan menumpang ojek untuk pulang ke rumahnya di kompleks Jl Baru, Kecamatan Sirimau Ambon saat ledakan bom itu terjadi. Korban mengalami luka lecet pada bagian lutut kiri dan kaki bagian depan.
(han/asy)











































