Broker 2 Pesawat Boeing Merpati Bukan Perusahaan Besar
Kamis, 26 Apr 2007 14:43 WIB
Jakarta - Perusahaan broker yang menyewakan dua pesawat Boeing 737-400 dan 737-500 kepada Merpati Nusantara Airlines ternyata bukan sebuah perusahaan besar. Thirdstone Aircraft Leasing Groups, Inc (TALG) adalah perusahaan yang hanya memiliki penjualan perusahaan setiap setahunnya sebesar US$ 5,8 juta.Hasil penelusuran detikcom, Kamis (26/4/2007), TALG adalah perusahaan yang mempunyai bisnis inti penyewaan pesawat. Sebuah situs www.manta.com yang berisi daftar perusahaan-perusahaan di AS menyebutkan TALG adalah perusahaan yang memiliki pekerja hanya 13 orang dan 10 orang di lapangan.TALG hanya memiliki penjualan perusahaan setiap setahunnya sebesar US$ 5,8 juta. Perusahaan ini dikendalikan oleh Alan Mesner yang menjadi chief executive officer. Kisruh di Merpati ini berawal ketika maskapai plat merah ini sudah harus memiliki 2 pesawat Boeing yang disewa pada Januari 2007. Namun pesawat itu tak kunjung datang, walaupun pihak Merpati telah mentransfer dana sebesar US$ 1 juta kepada perusahaan yang menyewakan itu.Kabar yang berhembus, Merpati telah tertipu oleh brokernya sendiri, karena perusahaan itu saat ini kabur dan tidak bisa dihubungi. Sudah tentu, uang US$ 1 juta yang sudah ditransfer pun sudah tidak bisa ditarik oleh Merpati lagi.Namun kabar ini dibantah oleh Dirut Merpati Hotasi Nababan. "Tidak benar itu semua. Ini fitnah," kata Hotasi kepada detikcom.Hotasi mengatakan, perusahaan yang akan menyewakan tidaklah fiktif. "Perusahaan mereka ada. Mereka tidak fiktif dan bukan calo. Lagi pula mereka tidak kabur," ungkap keponakan tokoh PDIP Panda Nababan ini.Hotasi juga memastikan semua kontrak penyewaan tidak fiktif dan uang yang terlanjur ditransfer sebesar US$ 1 juta juga tidak hilang. "Uang itu tidak hilang," tutur Hotasi singkat.
(mar/asy)











































