Ditanya Reshuffle, Hatta Lupa Pamitan pada Din
Kamis, 26 Apr 2007 13:06 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa tampak kikuk saat ditanya oleh pers mengenai reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) awal Mei nanti.Saking kikuknya, Hatta sampai lupa berpamitan kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, HM Din Syamsuddin, tuan rumah yang mengundangnya ke Yogyakarta.Peristiwa itu terjadi seusai Hatta menghadiri pembukaan Sidang TanwirMuhammadiyah di Borobudur Room Hotel Garuda di Jl Malioboro, Yogyakarta, Kamis (26/4/2007). Acara tersebut dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Setelah rombongan Presiden yang diantar oleh Din hingga pintu hotel meninggalkan lokasi, Hatta bergegas menuju mobil yang sudah disiapkan ajudan. Wartawan saat lalu sibuk mewawancarai Din.Saat itu Hatta juga dikerubuti wartawan untuk ditanya mengenai masalahseringnya kecelakaan kereta api dan reshuffle kabinet. Selama lebih kurang lima menit Hatta menjawab pertanyaan wartawan."Soal reshuffle itu hak sepenuhnya Presiden," kata Hatta sambil bergegas masuk mobil.Setelah duduk di dalam mobil dan melepas peci hitamnya, Hatta kemudian keluar lagi dan menghampiri Din yang berjarak sekitar 3 meter. Oh, rupanya Hatta lupa berpamitan. Dia lalu menjabat tangan Din.Selanjutnya dia menuju mobil yang sudah menunggunya. Belum sampai masuk mobil, dia dikeburuti beberapa wartawan lagi dan ditanya soal reshuffle. Politisi PAN lagi-lagi menjawab,"Itu hak prerogratif Presiden."
(bgs/nrl)











































