Riaupulp: Limbah Kami Aman

Riaupulp: Limbah Kami Aman

- detikNews
Kamis, 26 Apr 2007 08:54 WIB
Pekanbaru - Disebut-sebut limbahnya mencemari sungai, manajemen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) membantah keras. Hasil uji laboratorium Bapedal Provinsi Riau memastikan limbah Riaupulp yang dialirkan ke Sungai Kampar masih di bawah baku mutu alias aman, sesuai standar pemerintah yang berlaku. Hal ini disampaikan Public Relation Manager PT RAPP, Troy Pantouw kepada detikcom, Kamis (26/4/2005). Dia menjelaskan, Bapedalda Provinsi Riau telah meneliti pada 22 Maret 2007 di beberapa kawasan yang dinyatakan penduduk setempat terkena pencemaran limbah Riaupulp."Hasil penelitian laboratorium itu, limbah cair yang sudah diolah melalui unit pengolahan limbah Riaupulp ke sungai Kampar masih di bawah baku mutu," kata Troy. Dia juga menjelaskan, hasil uji laboratorium yang dilakukan Bapedalda Riau pada 14 titik media lingkungan diperoleh hasil PH air berkisar 7,48, untuk B0D5 88 mg/l, COD 294 mg/l, dan TSS 60 mg/l. "Menurut Bapedalda Riau, batas toleransi untuk limbah pulp dan paper yang diperbolehkan dengan mengacu kepada Keputusan Menteri LH No 51 Tahun 1995 yakni toleransi PH di kisaran 6,0-9,0, BOD5 150 mg/l, COD 350 mg/l, dan TSS 150 mg/l," kata Troy. Meski demikian, tambah dia, bisa saja kemungkinan sakit gatal-gatal warga bantaran sungai Kampar karena kurangnya pemeliharaan kebersihan, kulit yang sensitif terhadap kadar air tertentu dan sebagainya. Menurut Troy, sejak tahun 2000, Tim Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Negeri Riau (PPLH-UNRI) juga memasang keramba di bantaran Sungai Kampar dan kanal pembuangan limbah Riaupulp. Keramba itu dimaksudkan untuk meneliti pengaruh limbah pabrik bagi makhluk hidup di Sungai Kampar. Hasilnya, ikan-ikan di daerah dekat kanal pembuangan limbah relatif lebih cepat pertumbuhannya."Hasil penilitian Lingkungan Unri, limbah merangsang pertumbuhan mikroorganisme sejenis cacing yang merupakan makanan bagi ikan. Ikan di keramba juga aman dikonsumsi. Mereka menguji parameter COD juga BOD. Hasilnya, secara umum, limbah Riaupulp masih di bawah ambang batas baku mutu yang diijinkan pemerintah," terang Troy. (cha/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads