Pengamat: Bom di Ambon Bukti Eksistensi RMS

Pengamat: Bom di Ambon Bukti Eksistensi RMS

- detikNews
Kamis, 26 Apr 2007 07:36 WIB
Jakarta - Meledaknya bom berkekuatan rendah di Ambon saat hari ulang tahun Republik Maluku Selatan (RMS) menunjukkan gerakan ini masih ada. Bom ini diduga untuk menunjukkan keberadaan kelompok ini."Secara individu atau berkelompok sangat memungkinkan masih ada masyarakat yang mempunyai ideologi RMS," kata pengamat militer MT Arifin kepada detikcom, Kamis (26/4/2007).Kemungkinan lain sebagai dalang bom tersebut adalah orang-orang yang ingin memancing di air keruh. Mereka mempunyai keinginan untuk bargaining politik dan ekonomi dengan pemerintah seperti masalah bantuan untuk daerah konflik. "Ini memang masih banyak kemungkinan, bisa kelompok RMS atau kelompok lain. Hasilnya tergantung penyelidikan polisi," katanya.Sebelumnya, Ssbuah bom meledak di Kota Ambon sekitar pukul 20.15 WIT, Rabu (25/4/2007). Bom meledak di pinggir jalan di Jl. Pantai Pasar Mardika. Tidak ada kerusakan bangunan apa pun.Ledakan ini menyebabkan 6 orang mengalami luka-luka.Hari ulang tahun RMS jatuh pada tanggal 25 April. Kejadian meledaknya bom menjelang hari ulang tahun RMS bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya pada 22 April 2005 sebuah bom juga meledak di wilayah perbatasan Batu Gantung-Waringin, Kota Ambon. (ndr/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads