Sahabat Sukarno Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Rabu, 25 Apr 2007 18:18 WIB
Palembang - Para pendukung Sukarno atau ajarannya di Palembang saat ini bernapas lega. Sebab tokoh pejuang asal Palembang, yang juga sahabat dan pengusung ajaran Sukarno, yakni dr AK Gani, saat ini diusulkan menjadi pahlawan nasional. "Mayjen Tituler dr AK Gani sudah memenuhi syarat diajukan sebagai pahlawan nasional, November nanti insya Allah sudah keluar surat resmi dari pemerintah pusat," kata Fadjri Nashir, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Sumatera Selatan (Sumsel) kepada wartawanndi kantornya, Jalan Kapten A. Rivai, Palembang, Rabu (25/04/2007). Kenapa tokoh dan pejuang kemerdekaan asal Sumsel baru sekarang diajukan menjadi pahlawan nasional? Menurut Fadjri, pihaknya sudah mengusulkan sejak tahun 1995, tapi selalu kandas, lantaran di Sumsel tidak ada Badan Pembina Pahlawan Daerah (BPPD). "Tapi sejak BPPD terbentuk pada Desember 2006, semuanya menjadi lancar," kata dia. AK Gani selain dikenal sebagai pejuang kemerdekaan, juga diketahui sebagai penggagas awal tentara rakyat di luar Jawa. Dia merupakan pendiri dan pemimpin Partai Nasional Indonesia (PNI) selama kolonial Belanda di Sumsel. Namun, para pendukung maupun keluarga AK Gani mengalami tekanan selama Soeharto berkuasa. Sebagai pendukung Sukarno, dia diisukan sebagai simpatisan PKI, meskipun pada akhirnya itu tidak terbukti. Para kader PDIP atau politisi nasionalis di Sumsel, pada umumnya banyak belajar dengan AK Gani. Sebut saja Taufiq Kiemas - suami Megawati Soekarnoputri -, Adjis Saip, Faisal Sohan, dan termasuk budayawan Djohan Hanafiah. Selama Sukarno dibuang di Bengkulu, AK Gani merupakan sosok yang banyak membantu presiden pertama Indonesia tersebut. Bahkan, dia juga yang melakukan penggalangan dana buat biaya perang dari saudagar dan masyarakat di Sumsel, termasuk membangun jaringan bisnis 'bawah tanah' dengan para pengusaha di Singapura.
(tw/asy)











































