Anggota DPR Minta Direksi Merpati Segera Diperiksa
Rabu, 25 Apr 2007 18:10 WIB
Jakarta - Kalangan Komisi III merasa heran Merpati Airlines bisa tertipu hingga US$ 1 juta atas rencana penyewaan pesawat Boeing 737-400 dan Boeing 737-500. Mereka meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mabes Polri segera memeriksa direksi Merpati karena telah merugikan negara."Direksi Merpati harus segera diperiksa. Ini jelas-jelas merugikan negara, apalagi jumlahnya sangat besar, mencapai US$ 1 juta," kata anggota Komisi III DPR Ahmad Fauzi kepada detikcom, Rabu (25/4/2007).Fauzi juga merasa heran kenapa maskapai penerbangan plat merah ini bisa tertipu oleh broker dari Amerika Serikat (AS) itu. "Prinsip kehati-hatiannya bagaimana, apalagi sampai kabur begini," cetus Fauzi.Anggota Fraksi Partai Demokrat ini juga berjanji akan menanyakan hal ini kepada KPK dan Mabes Polri setelah masa reses DPR telah habis. "Kita akan pertanyakan, kenapa sudah dilaporkan kok tidak diusut juga," tukas Fauzi.Dia meminta KPK dan Mabes Polri tidak ragu-ragu lagi untuk mengusut perkara ini. "Jangan tunggu lagi. Mereka harus segera mengusutnya," pinta Fauzi.
(mar/sss)











































