Merpati Bantah Kena Tipu
Rabu, 25 Apr 2007 17:12 WIB
Jakarta - Merpati Airlines membantah telah tertipu oleh brokernya di Amerika Serikat (AS) sebesar US$ 1 juta. Bantahan itu disampaikan oleh Dirut Merpati Hotasi Nababan."Tidak benar itu semua. Ini fitnah, saya juga telah membaca SMS itu," kata Hotasi saat dihubungi detikcom, Rabu (25/4/2007). Hotasi mengaku menerima kabar miring Merpati ini melalui SMS. Kata dia, SMS itu juga beredar di kalangan anggota DPR. "Teman-teman DPR juga menanyakan hal ini kepada saya. Dan saya sudah bantah," tutur Hotasi.Dia menilai SMS sebagai fitnah menjelang pergantian direksi Merpati. Dirinya, juga telah mengkonfirmasi kepada dua orang yang disebut-sebut mengetahui kasus ini. "Saya sudah tanya, mereka bilang nama mereka dicatut. Mereka tidak tahu menahu. Itu SMS kaleng," kata Hotasi. Hotasi mengatakan, pihak yang akan menyewakan pesawat Boeing 737-400 dan Boeing 737-500 tidaklah fiktif. "Perusahaan mereka ada. Mereka tidak fiktif dan bukan calo. Lagi pula mereka tidak kabur," ungkap keponakan tokoh PDIP Panda Nababan ini.Hotasi juga memastikan semua kontrak penyewaan tidak fiktif dan uang yang terlanjur ditransfer sebesar US$ 1 juta juga tidak hilang. "Uang itu tidak hilang," tutur Hotasi singkat.Dia menilai masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan karena memang rencana penyewaan pesawat tidak fiktif. "Tidak perlu diberitakan lah. Lagi pula tak ada nilai beritanya," cetus Hotasi.
(mar/asy)











































