49,6 Persen Penduduk Indonesia Berisiko Tertular Malaria
Rabu, 25 Apr 2007 14:52 WIB
Jakarta - Indonesia benar-benar seperti 'kerajaan' malaria. 310 Kabupaten/kota dinyatakan endemis penyakit ini. Sebanyak 107.785.000 penduduk berisiko tertular.310 Kabupaten/kota itu merupakan 70,3 persen dari total kabupaten/kota yang ada di Indonesia.Hal ini disampaikan Deputi Principal Recipiend Global Fund Ads Tubercolosis Malaria, Ferdinand J Laihad, dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta, Rabu (25/4/2007).Ferdinand mengatakan, jumlah penduduk yang terekspos malaria hampir separuh jumlah penduduk Indonesia. Mereka kebanyakan berdomisili di wilayah miskin yang sulit akses pelayanan kesehatan masyarakatnya, seperti Papua dan NTT. Para penderita jauh dari pemeriksaan mikroskopik dan rapid diagnosis test. Ferdinand menjelaskan, malaria bisa dikendalikan dengan menyediakan artemicinin combination therapy di semua kabupaten/kota endemis malaria.Cara lain untuk mengendalikan malaria dengan menggunakan kelambu berinsektisida. Global Fund kini sudah melakukan pengobatan terhadap 100 ribu penduduk yang sakit dan membagikan 2.500.000 kelambu berinsektisida kepada penduduk miskin di 45 kabupaten endemis malaria di wilayah Indonesia Timur.Global Fund dan Depkes juga telah membangun lebih dari 800 pos malaria di desa-desa terpencil dan didukung lebih 1.600 kader.
(umi/nrl)











































