Ba'asyir Minta Umat Islam Kompak Tolak Parlemen Israel
Selasa, 24 Apr 2007 20:45 WIB
Jakarta - Israel memutuskan tidak mengirim delegasinya ke Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) di Bali. Namun masih banyak yang belum tahu, termasuk panitia IPU. Penolakan terhadap mereka pun kian gencar.Protes keras antara lain meluncur dari Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir. Ustad yang pernah dituduh terlibat sejumlah pengeboman itu mengatakan, kedatangan delegasi parlemen Israel merupakan bencana bagi umat Islam dan bangsa Indonesia."Israel itu musuh yang paling keras memusuhi umat Islam. Karena itu harus ditolak," tandas Ba'asyir sebelum tabligh akbar di Masjid Nurul Falah, Jalan Dukuh Pinggir II, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2007).Ba'asyir berpesan agar umat Islam kompak dan terus mendesak pemerintah agar mau membatalkan kedatangn perwakilan dalam sidang IPU yang akan berlangsung di Bali 29 April 2007 mendatang."Kalau tidak mau membatalkan, berarti pemerintah mendatangkan bencana," ujarnya.Menurut Ba'asyir, Israel tidak pernah punya niat baik. Kedatangan mereka ke Indonesia membawa rekayasa untuk menghancurkan umat Islam. "Israel punya niat baik, itu nggak ada," tandasnya sambil berlalu.
(ken/mar)











































