Ekstradisi RI-Singapura, Babak Baru Hubungan Diplomatik

Ekstradisi RI-Singapura, Babak Baru Hubungan Diplomatik

- detikNews
Selasa, 24 Apr 2007 19:59 WIB
Jakarta - Perjanjian ekstradisi dan pertahanan RI-Singapura, telah menghilangkan ganjalan diplomatik. Penandatangannya pada Jumat 27 April mendatang diyakini sebagai babak baru hubungan dua negara."Yang jelas hubungan dua negara akan memasuki babak baru dan menaikan tingkatannya secara drastis. Jadi ini milestone baru," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2007).Dino mengatakan, proses negoisasi perjanjian ekstradisi telah diupayakan Pemeritah RI selama puluhan tahun. Selama itu pula, masalah tersebut menjadi beban psikologis dan politis dalam menjalin hubungan diplomatik dengan Singapura."Ini sebetulnya Singapura juga tahu, tapi setelah puluhan tahun kok susah mencari terobosannya," sambungnya.Selama setengah periode pertama pemerintahan SBY-JK, telah dilakukan berbagai langkah untuk melanjutkan dan mempercepat penuntasan proses yang sempat terhenti sekian lama itu. Tidak hanya perjanjian ekstradisi, tapi juga kerjasama pertahanan."Peran pemerintahan SBY dalam agenda pertamanya mendorong Singapura setuju untuk melakukan negoisasi ekstradisi sekaligus dengan perjanjian pertahanan," ujar Dino. (lh/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait