SBY: Penyelesaian Kosovo Jangan Buru-buru
Selasa, 24 Apr 2007 19:19 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyarankan, proses penyelesaian konflik di Kosovo tidak dilakukan dengan terburu-buru. Jangan sampai maksud penyelesaian damai malah menjadikan konflik baru."Presiden SBY ingin penyelesaian damai masalah ini tidak terburu-buru dan jangan sampai menimbulkan konflik baru," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal (24/4/2007).Hal tersebut ia sampaikan pada wartawan usai mendampingi Kepala Negara menerima Rasin Llajic, utusan khusus Presiden Serbia, sore ini di Kantor Presiden, Jakarta.Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Llajic menjelaskan posisi Pemerintah Serbia dalam masalah Kosovo. Masalah itu sendiri tengah menghangat terkait rencana DK PBB untuk membahasanya sebagai agenda resmi mereka.Di luar masalah di atas, Llajic juga menyampaikan keinginan kuat pemerintahnya untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia. Termasuk memperluas pergaulannya dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim dan non blok."Serbia ingin tonjolkan peranannya bukan hanya di Eropa," ujar Dino.
(lh/ken)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































