Ganda Dewata, Tempat Raibnya Mayor TNI Disebut Sarang Jin
Selasa, 24 Apr 2007 15:46 WIB
Makassar - Hilangnya Mayor Latang, anggota TNI dari Kodam VII/Wirabuana di Gunung Ganda Dewata berbuntut berkembangnya cerita soal keangkeran gunung yang terdapat di daerah Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) ini. Ada malah yang menyebutnya kerajaan jin. "Warga di sana biasa menyebutnya Mambu Liling. Gunung itu disebut-sebut sebagai tempat yang angker, karena dihuni oleh jin," ujar Aldino, salah seorang mahasiswa pencinta alam dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Selasa (24/4/2007). Menurut Dino, Ganda Dewata tergolong jarang didaki oleh kelompok pecinta alam. Selain lokasinya jauh, juga masih jarang pencinta alam yang mempunyai peta lokasi gunung itu. "Masih jarang terjamah. Hutannya sangat lebat. Pendaki rata-rata hanya sampai pos 7," cerita Dino. Sementara itu, Agus, juga mahasiswa pencinta alam, menyebutkan gunung itu kadang didatangi oleh orang yang ingin cari 'ilmu.' "Biasanya, yang percaya ilmu-ilmu gaib, datang di tempat ini untuk mencari wangsit," ucap Agus. Adanya sejumlah orang yang mencari wangsit karena gunung ini dipercaya dihuni oleh para jin. Malah ada yang menyebutnya Kerajaan Jin. "Warga di sana saja belum ada yang naik hingga ke puncak. Sudah banyak cerita, kalo ada warga yang naik, kemudian tidak balik-balik lagi. Katanya tempat abadinya para jin," tutur Agus. Selain hutannya yang lebat, cuaca di puncak Ganda Dewata sangat dingin. "Gunung itu sebenarnya tidak terlalu tinggi. Masih lebih tinggi Gunung Bawakaraeng dan Gununug Latimojong. Hanya saja, medannya yang berat. Karena hutan lebat, dan banyak bukit-bukit terjal," ujar dia. Sekadar diketahui, Mayor Latang hilang di gunung ini beserta 3 orang lainnya, meskipun 2 diantaranya telah ditemukan. Anggota yang ditemukan, satunya telah tewas, dan satunya lagi masih stres di RS Pelamonia. Motif Latang naik ke gunung ini sampai sekarang masih belum diketahui.
(gun/asy)











































