8 Siswi Hamil Ikut UN Susulan

8 Siswi Hamil Ikut UN Susulan

- detikNews
Selasa, 24 Apr 2007 11:22 WIB
Kupang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan rekomendasi agar delapan siswa yang dilarang mengikuti Ujian Nasional (UN) oleh Kepala SMA Efata Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan karena hamil dapat mengikuti ujian susulan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Thobias Uly, yang dihubungi di Kupang, Selasa (24/4) mengatakan, UN susulan akan dilaksanakan pada akhir April mendatang. Siswa yang sebelumnya tidak mengikuti UN dapat mengikutinya."Pertimbangan kami hanya semata-mata dari aspek kemanusiaan. Karena itu, kami sudah mengeluarkan rekomendasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk dipertimbangkan agar delapan siswa itu dapat mengikuti UN susulan," ujarnya. Menurutnya, sikap manajemen SMA Efata yang melarang delapan siswa tersebut untuk tidak mengikuti UN sebagai tindakan yang tepat. Namun pertimbangan kemanusiaan mesti dikedepankan demi masa depan para siswa. "Ada aturan yang mengatur tentang peserta UN, tetapi pemerintah perlu mempertimbangkan aspek kemanusiaan karena proses kehamilan itu dapat dianggap `musibah` yang tentunya tidak diinginkan siswi yang bersangkutan," ujarnya.Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dapat mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan agar ke-delapan siswi ytang hamil mengikuti UN susulan pada akhir April mendatang bersama-sama siswa-siswi lain yang berhalangan tetap saat jadwal UN tingkat SMU/SMKK/MA, 17-19 April 2007. "Kalau memang mereka tidak dapat mengikuti UN susulan maka mereka harus diberi kesempatan untuk mengikuti ujian Paket C setara UN," katanya. Menurut Uly, selain siswi hamil sejumlah peserta UN di kabupaten lainnya juga tidak mengikuti ujian akhir itu karena berbagai alasan seperti enggan bersekolah dan pindah tempat tinggal tanpa pemberitahuan. Jumlah peserta UN tahun 2007 untuk tingkat SMP/MTs di NTT tahun 2007 mencapai 57.722 orang, terdiri dari peserta UN jenjang SMA/MA sebanyak 28.915 orang dan peserta UN jenjang SMK sebanyak 9.221 orang. (djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads