Bu Guru Sri 'Korban UN' di Jember Dirawat di RS
Senin, 23 Apr 2007 15:42 WIB
Surabaya - Sri Handayani (bukan Andayani-Red) guru SMA Negeri Tanggul 1 Jember yang menjadi korban penganiayaan saat mengawas ujian nasional (UN) di SMA Negeri 2 Tanggul terbaring lemah. Dia masih dirawat di RS Balung Jember. "Kondisinya saat ini masih parah. Kemarin saya sempat menjenguknya," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Rasiyo ketika dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Jatim di Jl. Indrapura Surabaya, Senin (23/4/2007). Dijelaskan Rasiyo, Sri Handayani saat ini mengalami luka di bagian kepala dan masih mengeluarkan darah. Selain itu, Sri Handayani juga masih merasakan nyeri di dada bagian kiri, punggung dan rusuk, akibat penganiayaan oleh para siswa SMU Neger 2 Tanggul. Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini pihak sekolah sudah mengumpulkan seluruh orangtua serta siswa SMAN Tanggul 2 untuk diberikan pengarahan atas peristiwa kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu. "Saya minta wali murid dan guru di SMA Tanggul 2 untuk terus berkoordinansi, agar kejadian tersebut tidak terulang lagi," harapnya.Di depan para anggota dewan, Rasiyo menambahkan, murid yang terlibat dalam aksi kekerasan itu saat ini sudah ditangani polisi. Namun ia tidak menyebutkan berapa siswa yang saat ini telah diperiksa dan ditahan."Seluruh pelaku penyerangan saat ini sudah diperiksa polisi. Sebagian malah sudah ditetapkan sebagai tersangka," jelas Rasiyo.
(gik/asy)











































