PKL RSCM Diobrak-abrik Satpol PP
Senin, 23 Apr 2007 12:29 WIB
Jakarta - Sekitar 100 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) Salemba diobrak-abrik 500 Satpol Pamong Praja (PP) Kotamadya Jakarta Pusat, Senin (23/4/2007). Akibatnya PKL mengalihkan lahan dagangannya ke lahan kosong yang berada di depan RSCM yakni di Gedung Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) yang statusnya tengah jadi sengketa.Ratusan Satpol PP mengepung pedagang dari 3 arah yaitu dari Megaria, pertigaan Jalan Dipenegoro dan Jalan Salemba sejak pukul 10.00 WIB. Namun upaya penggusuran ini mendapat perlawanan dari pedagang yang dibantu mahasiswa UKI dan YAI.Karena terpojok, para pedagang dengan dibantu mahasiswa menjebol pintu gerbang dan merobohkan pagar benteng gedung PIKI setinggi 2 meter. Tujuannya agar para pedagang dapat memindahkan barang dagangannya ke lahan kosong itu.Menurut Ketua RW 6 Kelurahan Kenari Kecamatan Senen, Deri Sidabutar, kepada detikcom, dirinya mendapat kabar ada keributan antara mahasiswa dan PKL."Tapi ternyata setelah saya datang ke sini para mahasiswa bergabung dengan PKL menghadapi Trantib," ujar Deri.Pendamping PKL dari Himpunan Sarjana Jakarta Sangaf Surbakti mengatakan, saat ini tanah yang digunakan oleh pedagang masih dipersengketakan antara Gerakan Mahasiswa Kriten Indonesia dan PT Kencana.Pukul 12.15 WIB, para pedagang masih merapikan dagangannya untuk berdagang di lahan kosong tersebut. Sedangkan Satpol PP telah pergi. Insiden penertiban PKL ini sempat menyebabkan keruwetan lalu lintas. Penertiban ini sudah berulang kali dilakukan oleh aparat Trantib. Namun pedagang tidak kapok dan kembali lagi menggelar lapak-lapak. Mereka berjualan VCD bajakan, payung, jajanan dan buah-buahan. Banyak mahasiswa dan pengguna jalan yang berbelanja di lapak PKL yang terletak di trotoar tersebut. Namun dampaknya, pejalan kaki tertanggu lewat di trotoar dan sering lewat di badan jalan, bercampur dengan kendaraan bermotor.
(nik/nrl)











































