Ibunda Bang Mora Belum Dengar Informasi Santunan

Ibunda Bang Mora Belum Dengar Informasi Santunan

- detikNews
Senin, 23 Apr 2007 10:42 WIB
Jakarta - Keluarga besar almarhum Partahi Mamora Halomoan Lumbantoruan mengaku belum mendengar adanya santunan terhadap para korban penembakan Cho Seung-Hui.Keluarga juga belum mendapat informasi apa pun dari Universitas Virginia Tech maupun pemerintah AS.Ibunda Partahi, Letkol CPM Margaretha Fransisca Sugiarti, berharap pemerintah AS dan pihak universitas memberikan santunan atas kematian pria 34 tahun yang akrab disapa Bang Mora itu."Kita sebenarnya nggak nuntut karena harus nrimo, kalau berharap ya berharap. Seandainya diberi, saya terima," kata Sugiarti di Aula Mako Akabri, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (23/4/2007).Harapan itu mengingat besarnya biaya yang dikeluarkan keluarga untuk membiayai kuliah Mora di Virginia Tech. "Biaya kuliahnya satu semester Rp 80 juta," imbuh Sugiarti.Kalau biaya hidup selama di AS, kata Sugiarti, Mora membiayainya sendiri, karena dia bekerja di perpustakaan kampus."Sejak dia tidak lagi jadi asisten dosen, dia kerja di perpustakaan, kira-kira setahun belakangan ini," ujarnya.Sebelumnya, pemerintah AS menyampaikan korban tewas di Virginia Tech akan mendapatkan santunan 5.000 dolar AS atau sekitar Rp 45,4 juta.Pihak keluarga juga menuntut pemerintah AS menyampaikan kronologi peristiwa dan rekaman video penembakan tersebut."Itu wajib. Kisahnya seperti apa, kok dalam interval dua jam, pelaku bisa melakukan penembakan lagi," tuturnya.Mora tewas dalam aksi penembakan yang dilakukan Cho Seung-Hui di kampus Virginia Tech pada 16 April lalu. Aksi koboi Cho menewaskan 32 orang. Setelah itu dia akhirnya tewas bunuh diri. (umi/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads