Banjir Bojonegoro Mulai Surut

Banjir Bojonegoro Mulai Surut

- detikNews
Senin, 23 Apr 2007 06:41 WIB
Bojonegoro - Banjir yang melanda Bojonegoro mulai Sabtu (21/4/2007), mulai surut pada Minggu (22/4/2007), malam. Ketinggian puncak pada papan duga Sungai Bengawan Solo mencapai 15,15 meter, tapi kini sudah turun menjadi 14,84 meter."Sudah turun Mas dari pukul 10.00 WIB tadi malam. Sekarang ketinggian di papan duga sekitar 14,84 meter," ujar Koordinator Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Pemkab Bojonegoro Pujiono saat dihubungi detikcom, Senin (23/4/2007), pukul 06.00 WIB.Sejumlah rumah yang tergenang kini sudah kering. Tapi, menurut Pujiono, genangan masih tampak di daerah Trucuk dan Kecamatan Kanor."Daerah itu posisinya rendah dan dekat dengan bantaran kali," jelasnya.Surutnya air menjadikan level kewaspadaan turun menjadi Siaga II, ketinggian dibawah 14 meter. Tugas Satlak selanjutnya adalah penanganan pasca banjir."Bapak bupati sudah memerintahkan melakukan pendataan kerusakan tanaman dan kerugian warga. Nanti akan disalurkan untuk sembako," tuturnya.Pujiono menjelaskan banjir yang melanda Bojonegoro kali ini masih dalam level "sedang-sedang saja". Banjir besar terakhir terjadi pada tahun 1992, sampai menggenangi perkotaan.Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pujiono menjelaskan banjir adalah halbiasa di Bojonegoro yang mempunyai kondisi geografis lebih rendah daripada daerah lainnya."Orang sudah pada tahu Mas, jadi bikin rumahnya jauh dari kali. Paling-palingkena luapannya saja. Rumah tidak ada yang hanyut, cuma miring, mungkin tanahnya ambles," papar Pujiono. (gah/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads