Bupati Bojonegoro Mengaku Sudah Turun ke Lokasi Banjir
Minggu, 22 Apr 2007 19:14 WIB
Bojonegoro -
Bupati Bojonegoro Santoso membantah dirinya "melupakan" warganya yang kebanjiran. Ia mengaku sudah turun ke wilayah desa di Bojonegoro yang terendam akibat meluapnya sungai Bengawan Solo."Saya sudah ke lapangan tadi jam empat. Saya sudah ke Kecamatan Margomulyo," kata Santoso saat dihubungi detikcom, Minggu (22/4/2007), pukul 18.00 WIB. Dia juga menepis kabar jika posisinya di Yogyakarta seperti yang disampaikan oleh Humas Pemkab Bojonegoro. "Saya sudah turun ke warga kok. Tadi juga sudah saya sampaikan ke Bapak Gubernur," jawabnya. Banjir yang merendam ribuan rumah warga di 13 kecamatan ini, kata Santoso, murni karena curah hujan di daerah hulu Bengawan Solo yang cukup tinggi. Aliran sudetan di sepanjang bengawan dari Bojonegoro hingga Babat dan Gresik berfungsi secara normal. "Kita selalu koordinasi dengan daerah lain, jika air Bengawan tinggi maka pintu-pintu sudetan dibuka. Jadi banjir ini karena memang Bengawan Solo tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi," terangnya. Sementara sejumlah wartawan lokal mengaku tidak tahu menahu jika Santoso turun ke lokasi banjir menjenguk warganya yang mengungsi. "Kok saya tidak tahu kalau tadi sore bupati ke lokasi banjir," kata seorangwartawan media nasional yang dihubungi detikcom.
(gik/gah)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































