Banjir di Bojonegoro Siaga III

Banjir di Bojonegoro Siaga III

- detikNews
Minggu, 22 Apr 2007 14:25 WIB
Bojonegoro - Status Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Siaga III atau bahaya. Sebab ketinggian air di Bengawan Solo yang tercatat di papan duga sudah menyentuh angka 14.99 meter."Kemungkinan sekarang sudah 15 meter, karena 14.99 itu tadi jam 12. Kalau sudah demikian otamatis statusnya siaga III atau sudah bahaya," tegas Koordinator Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Pemkab Bojonegoro Pujiono kepada detikcom, Minggu (22/4/2007).Namun, meski status siaga III diberlakukan, kondisi itu diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Sebab kata Pujiono, ukuran banjir di kecamatan kota membahayakan atau tidak mengacu pada kawasan Karangnongo yang berada di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah."Laporan terbaru debit bengawan di Karangnongko sudah turun satu meter. Sekarang pada posisi 28.60 m," jelasnya. Namun dia mengakui, jika di daerah aliran di bawah Karangnongko akan mengalami sedikit kenaikan tinggi airnya."Tapi itu tidak berlangsung lama. Air akan mengalir ke Babat Lamongan. Jadi banjir di Bojonegoro bisa dikatakan masih stabil. Ketinggian airnya fluktuatif," terangnya.Bagaimana dengan hujan yang mengguyur? "Hujan di kota tidak berbahaya. Karena airnya akan mengalir ke Babat. Justru yang berbahaya jika hujan deras terjadi di kawasan Hulu di perbatasan Jatim-Jateng," tambahnya.Tetapi Pujiono tetap menghimbau kepada warga untuk tetap menjaga kewaspadaan penuh. Dan dengan status Siaga III ini bagi Pujiono, pihak Pemkab telah menyiapkan segala keperluan untuk korban banjir sejak awal. "Semua bagian siap. Kalau ada tanggul jebol PU sudah siap, kalau perlu obat-obatan dinas kesehata juga siap. Pokoknya segala keperluan untuk mengantisipasi banjir sudah terkoordinasi semua," tegas Pujiono. (gik/bal)



Berita Terkait