Adang Berpantun Telor dan Bakwan
Minggu, 22 Apr 2007 13:33 WIB
Jakarta - Ada tepung ada adonan. Ada telor ada bakwan. Pantun ini tentulah garing, tidak nyambung, dan tak bermakna. Tapi untuk seorang Adang Daradjatun, soal telor dan bakwan bisa jadi pantun yang menggelitik untuk disimak."Mencampur tepung menjadi adonan. Menambah telor menjadi bakwan. Pilkada DKI telah menjelang. Saatnya Adang menjadi ikhwan," ucap cagub DKI Jakarta yang diusung PKS ini memamerkan kemahirannya berpantun ria.Mendengar pantun tersebut, ribuan anggota PKS pun tertawa geli dalam acara Milad ke-9 PKS di lapangan Masjid Al Azhar, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Minggu (22/4/2007)."Indahnya alam dengan pelangi. Hancur semua dengan kiamat. Bagi Adang dan bagi Dani. Pilkada ini adalah jihad," sambung Adang disambut tepuk tangan meriah hadirin.Turun dari panggung, Adang tampak berbinar-binar senang dengan pantun yang dilontarkannya. "Pantun tadi buatan saya sendiri lho," pamer Adang yang mengenakan baju koko putih dengan bangga.Sementara pasangan Adang, Dani Anwar, dalam orasinya menyampaikan optimismenya dengan keikutsertaannya dalam Pilkada DKI. "Sudah 7 tahun kita masuk lewat legislatif, tapi untuk memperbaiki Jakarta harus lebih dari itu," katanya.
(arn/sss)











































